Showing posts with label Ronaldinho. Show all posts
Showing posts with label Ronaldinho. Show all posts

2.05.2010

RONALDINHO KEDAPATAN DUGEM

Milan, Forza Milan - Kekalahan 0-2 dari rival sekota, Inter Milan pada Derby della Madoninna pekan lalu masih menyisakan sebuah cerita. Diantaranya tentang kedapatannya playmaker andalan mereka, Ronaldinho berpesta selama tiga malam di sebuah suite mewah di salah satu hotel terkenal di kota Milano beberapa saat menjelang derby.

Corriere della Sera memberitakan bahwa Ronaldinho menghabiskan 75000 uero untuk berpesta dengan koleganya di sebuah suite mewah selama tiga malam berturut-turut. Dan meninggalkan hotel mewah tersebut pada hari Sabtu langsung ke San Siro untuk menjalani derby.

Mungkin karena kepayahan sehabis berpesta nampak penampilannya jauh dari formnya dibandingkan dengan penampilan sebelumnya. Ronaldinho saat ini tercatat sebagai pengumpan terbanyak Serie A.
Rossoneri harus gigit jari dengan kekalahan 0-2 dari seteru abadi mereka, berniat mempersempit defisit poin sekaligus membalas kekalahan 0-4 pada paruh pertama lalu jadi gagal berantakan.

Aksi dugem mantan pemain terbaik dunia dua kali berturut-turut, musim 2004 dan 2005 ini memang sejak lama santer terdengar dan seringkali terekspos oleh media bahkan sejak di Barcelona dulu sehingga menyebabkan hubungannya dengan pelatih el Barca saat itu, Frank Rijkaard menjadi kurang begitu harmonis.

Menanggapi laporan media atas kelakuan Ronaldinho tersebut, wakil presiden Milan, Adriano Galliani ogah untuk berkomentar.

"Aku tidak akan mengomentari laporan tersebut, jawab Galliani. "Pada akhir pekan nanti kami akan bertemu di "rumah bisnis" antara klub dan pemain," tukasnya mengakhiri.



Read more...

1.03.2010

BOTAFOGO BERNIAT MEMINANG RONALDINHO

Salah satu klub peserta Liga Brazil, Botafogo berniat memboyong bintang AC Milan, Ronaldinho. Pendekatan secara intensif dilakukan Botafogo dengan mendekati kakak yang sekaligus manajer Ronaldinho, Roberto Assis.

"Botafogo membuat tawaran resmi, yang berani dan pantas." ungkap Mauro Azevedo, konsultan transfer klub Brazil tersebut pada Globosporte beberapa hari lalu.

Penampilan mantan bintang Barcelona yang kian mengkilap di klub banyak mendapat apresiasi dari beberapa klub-klub besar.
Ronaldinho yang lebih memilih AC Milan ketimbang berlabuh ke Manchester City pada Juli 2008 lalu dengan durasi kontrak selama tiga tahun ini berangsur-angsur kembali ke level permainan terbaiknya seiring bermain secara reguler dibawah asuhan pelatih Milan saat ini, Leonardo.

"Ini resmi, bukan rumor," terang Mauro, "dan Assis sendiri yang jelas gembira dan saya pikir bisa berlanjut." tandasnya.

Read more...

12.26.2009

RONALDINHO: 2010 AKAN MENJADI TAHUN YANG SPESIAL BAGI MILAN


Milan - Tahun 2009 tidak lama lagi akan berakhir dan akan berganti dengan tahun yang baru 2010. Adalah wajar untuk berharap yang terbaik pada tahun yang baru. Hari ini harus lebih baik daripada kemarin menjadi harapan bagi bintang AC Milan, Ronaldinho.

Pelan namun pasti, playmaker Milan berkewarganegaraan Brazil ini menunjukkan performa terbaiknya. Menjadi pilihan pertama pelatih di tim kerap dilakoninya. Walaupun Milan sempat terseok-seok di awal musim setidaknya kini berada pada urutan kedua dibawah rival sekota, Inter Milan. Sedikit banyaknya peran dari pemain berusia 29 tahun ini juga layak diperhitungkan.

Dalam kesempatan wawancara dengan surat kabar olah raga Italia, Corriere dello sport, Ronaldinho mengatakan bahwa tahun 2010 akan menjadi tahun yang hebat baik bagi dirinya juga Milan.

"Tahun 2009 akan berakhir, dan tahun 2010 akan menjadi tahun yang hebat baik bagi dirinya juga Milan."

"Saya akan melakukan yang terbaik bagi Milan baik di Liga Italia Serie A maupun di Liga Champions." kata mantan pemain Barcelona dan Paris St Germain ini. "Dan Milan akan bersaing pada kedua ajang tersebut." Ronaldinho menambahkan.

Mantan pemain terbaik dunia dua kali berturut-turut musim 2004 dan 2005 juga berharap untuk turut serta membela negaranya pada ajang final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Ia akan buktikan bahwa dirinya pantas masuk dalam skuad asuhan Dunga tersebut.

"Ya, saya bermimpi untuk pergi ke Piala Dunia tapi tidak ingin mendapatkannya dengan kata-kata tetapi dengan perbuatan di lapangan," pungkasnya.

Read more...

10.20.2009

Ronaldinho Inspirator kemenangan Milan

Milan - Ronaldinho menginspirasi kemenangan ketiga AC Milan 2-1 atas tamunya AS Roma di San Siro, Senin (19/10) dinihari . Ronaldinho mencetak satu gol dari titik penalti pada menit 56 dan sebagai kreator atas gol Alexandre Pato pada menit 67. Dengan kemenangan ini sekaligus memupuk asa Leonardo bahwa ia masih pantas menahkodai AC Milan.

Tampil dengan formasi 4-4-2 namun kenyataannya hanya menempatkan Pato sendirian di lini depan didukung oleh Ronaldinho dan Clarence Seedorf di belakangnya. Dida dipercaya mengawal gawang Milan menggantikan Storari yang harus absen karena menderita Flu.

Sementara AS Roma sendiri Tampil tanpa diperkuat kapten mereka Fransesco Totti dan memainkan striker muda Jeremy Menez.

Bermain didepan publik sendiri bukannya trengginas Milan justru tampil canggung pada awal laga tak ayal mereka sempat kecurian gol pada menit 3 oleh Jeremy Menez memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Thiago Silva, bermaksud melakukan back pass pada Dida namun tendangannya terlalu lemah dan bola disambar oleh Menez. Tanpa kesulitan, Menez menaklukkan Dida dari dalam kotak penalti.

Terus tertekan oleh Roma, Ambrosini dan kawan-kawan tidak bisa mengembangkan permainan mereka hanya sesekali mengandalkan serangan balik sporadis kecuali pada menit 39 dan ini adalah satu-satunya peluang terbaik yang mereka miliki tendangan jarak dekat Clarence Seedorf pada sisi kanan gawang memanfaatkan bola liar hasil sapuan barisan pertahanan Roma mampu ditepis oleh Doni.

Memasuki babak kedua guna menambah daya gedor pasukannya Leonardo memasukkan Inzaghi menggantikan Abate. Alhasil baru beberapa saat memasuki lapangan Inzaghi hampir menyamakan kedudukan kalau saja bola headingnya hasil corner kick Andrea Pirlo yang luput dari Doni tidak di antisipasi Pizarro.

Pola serangan Milan mulai nampak teratur rapi mengingat kubu Roma sendiri mulai kedodoran tidak sedisiplin babak pertama. Dan skor penyeimbang kedudukan 1-1 pun terjadi juga pada menit 56melalui eksekusi tendangan penalti Ronaldinho, bermula saat dijatuhkannya Nesta oleh Burdiso di dalam kotak terlarang saat menggiring bola menerima umpan silang dari sayap kanan dan Roberto Rosetti yang bertindak sebagai pengadil lapangan menilai bahwa itu adalah sebuah pelanggaran.

Skor imbang 1-1 membuat kedua tim semakin bersemangat. Dua kali peluang eksekusi bola mati Roma gagal menemui sasaran. Begitu agresifnya penyerangan, Roma
Meninggalkan celah pada pertahanan mereka yang bias dibaca dengan baik oleh Milan.

Keunggulan Milan baru benar-benar tercipta pada menit 67. Melalui serangan counter attack yang cepat Ronaldinho mengirimkan umpan panjang pada Pato yang berada di sisi kiri pertahanan Roma, lepas dari penjagaan lawan Pato masuk ke kotak penalti dan mengecoh Doni, sebelum akhirnya melesakkan bola ke dalam gawang yang sudah tak terkawal.

Berbalik unggul dengan skor 2-1 dan dominasi permainan justru Milan harus bermain dengan sepuluh orang pemain menyusul dikartumerahkannya kapten Milan Ambrosini pada menit 80 akibat menyikut Burdisso dalam perebutan bola atas.
Guna mengamankan keunggulan dan lapangan tengah sepeninggal Ambrosini Leonardo menarik keluar Ronaldinho dan memasukkan Flamini.

Kian mendekati akhir, tempo permainan makin meningkat terutama pada kubu Roma yang berupaya menyamakan skor, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Milan.

Dengan tambahan tiga poin dari pertandingan ini Milan beranjak naik pada urutan delapan klasemen sementara dengan 12 poin jumlah point yang sama dengan Palermo hanya kalah dalam selisih gol. Dan setidaknya membuat Leonardo bisa sedikit lebih tenang untuk sementara waktu, sekaligus menambah modal kepercayaan diri menghadapi Real Madrid pada pertandingan ketiga babak penyisihan Grup C Liga Champion.





Read more...

10.14.2009

Ronaldinho Memenangi The Golden Foot 2009

Penyerang AC Milan asal Brazil Ronaldinho memenangi penghargaan The Golden Foot 2009 , Penghargaan atas karir internasional seorang pemain terbaik dunia pada bidang sepak bola.


Dari total 158.470 suara yang terkumpul pada situs www.goldenfoot.com Ronaldinho mengumpulkan 43.755 suara menyingkirkan pesaing terdekatnya Striker Real Madrid Raul Gonzales dengan total 31.762 suara dan striker Barcelona Thiery Henry yang mengumpulkan 25.537 suara. Dimana dari total suara tersebut datang terutama dari Brasil, Turki, Amerika Serikat, Cina, Italia, Meksiko, Argentina, Hungaria, Yunani dan Jerman.

Pada tahun sebelumnya 2008 kompatriotnya Roberto Carlos juga menang pada ajang penghargaan ini. Banyak suara yang memilih Ronaldinho atas dasar peran fitalnya terhadap tim-tim yang dibelanya dan mendapat tempat tertinggi alias juara. Sebagaimana turut mengantarkan Brazil menjuarai Piala dunia 2002 mengantarkan Barcelona menjadi juara La Liga dan memenangi Liga Champion 2006, menjadi pemain terbaik dunia versi FIFA dua kali berturut-turut 2004-2005, meraih penghargaan 'Ballon d'Or' sebagai pemain terbaik Eropa.

Tidak sebagaimana penghargaan lainnya semisal pemain terbaik dunia versi FIFA ataupun 'Ballon d'Or', hanya pemain di atas usia 29 yang memenuhi syarat untuk menerima penghargaan bergengsi ini, yang didasarkan pada kepribadian mereka berdua bersama-sama dengan prestasi pribadi mereka dan tim.

Selain itu pula penghargaan pemain terbaik sepanjang masa dianugerahkan kepada Zbigniew Boniek (Polandia), Oleg Blokhin (Ukraina), René Higuita (Colombia), Karl-Heinz Rummenigge (Jerman) dan Nílton Santos (Portugal), yang tidak menerima penghargaan dan Botafogo FR diwakili oleh wakil ketua, José Luiz rolim.

Ronaldinho akan menerima penghargaan dalam sebuah upacara di Monte Carlo, setelah itu ia akan meninggalkan cetakan permanen dari jejak kaki di atas "The Champions Promenade" di tepi pantai.

Calon lain untuk penghargaan tahun ini adalah Gianluigi Buffon (Italia), Luis Figo (Portugal) Steven Gerrard (Inggris), Ryan Giggs (Wales), Thierry Henry (Prancis), Raul Gonzalez Blanco (Spanyol), Francesco Totti (Italia), David Beckham (Inggris) dan David Trezeguet (Perancis). goal.com

Kini Ronaldinho bergabung dengan kelompok elit pemain yang telah memenangkan penghargaan tersebut sejak didirikan pada tahun 2003, seperti Pavel Nedved (2004), Andriy Shevchenko (2005), Ronaldo (2006), Alessandro Del Piero (2007), Roberto Carlos (2008).


Read more...

10.05.2009

RONALDINHO SELAMATKAN MILAN DAN LEONARDO

Bergamo-Milan harus rela berbagi angka 1-1 dengan tim tuan rumah Atalanta. Adalah Ronaldinho yang bertindak sebagai dewa penyelamat dari kekalahan bagi I Rossoneri sebutan lain dari AC Milan yang mencetak sebuah gol balasan pada menit 83 ke gawang Atalanta.

Pada matchday 7 pertandingan Serie A liga Italia, Minggu (4/10/2009) malam WIB, Milan nyaris menerima kekalahan dari Atalanta jika saja tanpa gol dari Ronaldinho.
Bermain dengan formasi 4-4-2 dengan Pato dan Huntelaar sebagai penyerang kembar, Milan memulai pertandingan dengan apik. Mereka mampu menguasai pertandingan namun justru peluang lebih dulu dimiliki oleh tim tuan rumah. Pada menit 9 tendangan kaki kiri Valdes meneruskan umpan dari Simone Padoin hanya melebar ke sisi gawang dari Marco Storari penjaga gawang Milan . Dan Milan nyaris memimpin lebih dulu jika saja gol dari Huntelaar pada menit 19 tidak dianulir oleh wasit, memanfaatkan umpan silang dari Clarence seedorf striker timnas Belanda ini menyarangkan bola dengan kepalanya ke gawang Andrea Consigli namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena the Hunter julukan dari Huntelaar berada pada posisi offside.

Gagal mencetak skor, dua menit selanjutnya justru gawang Milan harus koyak akibat gol dari Simone Tiribocchi. Enam menit menjelang babak pertama usai Atalanta harus bermain dengan sepuluh orang pemain menyusul dikartumerahkanya Radovanovic yang harus menerima kartu kuning kedua akibat menjatuhkan striker Milan Pato dan sampai peluit akhir babak pertama dibunyikan skor tetap 1-0 untuk tuan rumah, Atalanta.

Unggul dengan jumlah pemain kubu I Rossoneri berupaya mengejar ketertinggalan dengan menambah daya gedor mereka dengan memasukkan Ronaldinho menggantikan Mathieu Flamini. Masuknya Ronaldinho menjadikan permainan Milan menjadi lebih hidup hanya saja serangan mereka masih saja kandas karena rapatnya pertahanan dari tim yang diarsiteki oleh Antonio Conte ini.

Masih saja tumpul pada menit 58 pelatih Milan Leonardo memasukkan Inzaghi menggantikan Huntelaar dan juga guna mengamankan lapangan tengah Leonardo pelatih yang mantan gelandang Milan dan timnas Brazil ini memasukkan kapten Milan saat ini yakni Ambrosini di menit .

Pada menit 69 Milan nyaris kebobolan untuk kali kedua jika saja Christian Manfredini tidak terlambat sepersekian detik menyambut bola hasil tendangan bebas dari Guarente. Dan begitu pula dengan kubu Milan mereka nyaris merubah skor menjadi 1-2 kalau saja sepakan Seedorf pada menit 72 yang diawali pergerakan yang cukup manis dari sisi kanan pertahanan Atalanta tidak terlampau lemah sehingga mudah digagalkan oleh Consigli.

Berkali-kali mendapatkan peluang untuk mencetak gol dan harus gagal dalam penyelesaianya akhirnya kesempatan itu datang juga yakni pada menit 83 melalui kaki Ronaldinho setelah mendapat umpan matang dari Nesta sehingga merubah skor menjadi imbang 1-1. Dimana gol tersebut merupakan gol pertamanya dan gol keempat bagi Milan di Serie A musim ini.

Berkat raihan hasil imbang ini Milan hanya bergerak naik satu strip ke posisi 11 dengan poin 9 dan sekaligus mengamankan posisi Leonardo dari kursi kepelatihan untuk sementara waktu ini.





Susunan pemain

Atalanta: Consigli; Garics, Pellegrino, Manfredini, Bellini; Radovanovic, Padoin, Guarente, Valdes; Tiribocchi, Doni.

Milan: Storari; Abate, Nesta, Favalli, Zambrotta; Flamini (Ronaldinho, 46'), Gattuso (Ambrosini,67'), Pirlo, Seedorf; Pato, Huntelaar (Inzaghi,58').


Read more...

9.26.2009

RONALDINHO IS A GREAT CHAMPION

Ada apa denganmu Ronaldinho dimana kehebatanmu dulu ? sebuah pertanyaan keprihatinan atas apa yang terjadi pada si pemilik rambut kriwil dan tendangan bebas dan umpan-umpan yang mematikan dan yang pernah menjadi pemain terbaik dunia versi FIFA dua tahun berturut-turut musim 2004-2005 saat berkostum Barcelona.

Namun kini, memasuki musim keduanya bersama Milan jangankan mencetak banyak gol menjadi starter pun jarang ia dapatkan karena lebih banyak menjadi penghuni bangku cadangan.
"Inkonsistensi" demikian alasan Milan sehingga sang pelatih dari jaman Ancelotti hingga Leonardo sering membangkucadangkannya. Kebiasaanya menghabiskan malam di klab, berat badan apakah menjadi sebuah alasan baku akan keinkosistensinya diatas lapangan. Sudah adakah pendekatan psikologis terhadapnya?

Rasa frustrasi sudah pasti ada dalam diri Ronaldinho memiliki nama besar dan sempat menjadi pemain dua kali berturut-turut namun tidak mendapat tempat pada starting line up Milan. Dan yang menjadi pertanyaan lagi apakah kebiasaanya menghabiskan malam di klab sebagai ajang foya-foya atau sebagai sebuah pelarian, entahlah hanya Ronie yang tahu.

Ditambah baru-baru ini sampai-sampai ia harus mengeluarkan bantahan atas pemberitaan surat kabar Spanyol SPORT bahwa ia akan segera pensiun dari lapangan hijau. Melalui situs pribadinya (www.ronaldinhogaucho.com) Ia membantah bahwa ia masih eksis dan merasa bahagia bermain bola, berbahagia di Milan dan bersama Milan sebagai klub, juga akan menghormati kontraknya bersama Milan hingga 2011.

Pelatih TimNas Brazil Carlos Dunga merasa prihatin dan memberikan dukungan agar Ronaldinho segera bangkit dan menemukan permainannya sebagaimana sedia kala. "Ronaldinho adalah sang juara. Ia mempunyai kualitas yang luar biasa dan kita harus membantunya", kata Dunga sebagaimana dilansir situs resmi Milan (www.acmilan.com). "Kita harus menghormatinya dan membiarkannya tenang agar bisa kembali sebagaimana sedia kala…" tambahnya.




Read more...

5.17.2009

The Future of Ronaldinho

Milan - At press conference ahead the match against Udinese, AC Milan coach Carlo Ancelotti also talked about the future of Ronaldinho.

"Our will is that of holding on to Ronaldinho," he told Milan Channel, "but then if the player wants to leave for many reasons, we will evaluate."

The player who only moved to the San Siro from Barcelona last year, but has endured a difficult time in Serie A and has regularly found himself benched by Milan boss Carlo Ancelotti because of his less consistence in every games at the current season.

Previously, reports had suggested that Ronaldinho was ready to head home, with the Brazilian top-flight in the news because of the decision of Brazil internationals Ronaldo and Adriano's to join Corinthians and Flamengo respectively but the former FIFA World Player of the Year in both 2004 and 2005's representative and brother Roberto de Assis has made it clear that a homecoming for his brother is out of the question.

"There is no possibility he leaves Europe right now," he told the Estado de S. Paulo newspaper. "If you ask me if he may change clubs in Europe, then I would say yes,"

But cash-rich Manchester City, who were linked with a bid for Ronaldinho before he joined the Italian club, may return to pair the attacker with compatriot Robinho.




Read more...

4.19.2009

A great desire to play in the Champions League

AC Milan Brazilian striker Ronaldinho Gaucho feels recovered from his heel injury and ready to do well. Ronaldinho is counting on the next games to prepare the match in May against Juventus.

"...I am happy to have recovered from my injury, I feel ready and I hope to give the team a hand." Ronaldinho told to Milan Channel's.

The recovery of him as if add his spirit to play better than before. As a part of the team Ronaldinho realized he has a same responsibilty to bring the Rossoneri participate for the next Champion League qualification. And as personaly he has one objective that is to play better and better.

Milan have two matches at San Siro. Ronaldinho wish Milan get support from the fans and as if remain the team to continue in their road toward the Champion League.

"Here at Milan we all have a great desire to play in the Champions League again."




Read more...

4.08.2009

Ronaldinho's feeling

On his new blog, ronaldinhogaucho.com/blog/, Ronnie talked about the feeling he had before the match against Lecce:

"I was motivated and I wanted Milan to get the victory. When I came on the pitch, I don't know how to explain, but I was sure I would help the team to get it. It was a feeling. The match was finishing when I hit that free kick and I thought the Lecce goalkeeper wouldn't get it. He did... I almost doubted my feeling..."

Ronaldinho continued: "When Pirlo hit a free kick, putting the ball in the area, I ran towards the ball and I almost didn't see Senderos coming fast and jumping in front of me. I was unbalanced, but I managed to reach the ball and it changed trajectory, outside the keeper's reach. GOOOOAAALLL!! Great joy!!! Also, to confirm my feelings, I gave Shevchenko a pass and he made a cross that Inzaghi didn't miss and he scored our second goal. The night ended exactly like I wanted and my return to Milan couldn't have been this perfect."

So, What is your next feeling Ronie?




Read more...

2.12.2009

There is nothing lost from Ronaldinho


Actually there is nothing lost from Ronaldinho. He still has magical touch. He just get no place in starting line up because of his less consistence in every games at the current season and also Ronaldinho has found himself mostly warming the bench since the arrival David Beckham.
AC Milan coach Carlo Ancelotti has revealed the Brazilian star Ronaldinho was getting closer to return to the starting line up after impressing in friendly match against Rangers at Ibrox. He also did in friendly match against Italy in London which the Brazilian Squad beaten 2-0 over Italy by Elano and Robinho's goal.

"Ronie was available, he's in good form and He would be ready if I play him." Ancelotti said. "He was a serious player, He knows how things work in big teams and until now He's been very professional" his added.
For Ronaldinho, the game against Italy was his 90th with the Brazilian shirt. The stricker, happy about the win, commented this way to TV Globo: "It's important to give continuity to my work, this is a decisive week because in Milan we play in a great clash against Inter."




Read more...

1.27.2009

Ronaldinho was recalled to Brazil's squad


Good news to Ronaldinho. It was on Monday Carlos Dunga recalled him to Brazil's squad for friendly match against Italy on February 10 at London next month. Beside him Dunga also called another Brazilian player at Milan like Kaka, Pato and Thiago Silva. It was the chance for the former FIFA World Player of the Year in both 2004 and 2005 to prove his best. As we have known in a few chance at the club level He was not in starting eleven anymore.





Read more...

1.08.2009

Ronaldinho


From the winter training camp of Dubai: Ronaldinho, the Brazilian superstar reveals his ambitions for the second part of the season.
"Playing a great Uefa Cup: that is one of our objectives, aside from finishing the league in the highest positions to be able to play in the Champions League next season".
As a personaly Ronie was already to be important apart of Milans team and to do his best for the second part of season Italian league Serie A and also the UEFA Cup. Whereever he would be placed in the field it didn't matter for him, as he spoke "I think it can be done, why not? The important thing is that the players are prepared to sacrifice themselves for the good of the team. I can adapt to whatever situation or position the coach asks me to play in. I have no difficulties: midfield, attack, left or right, it makes no difference to me.'
When he asked on the possibility of ending his career with Milan, He just answered that He didn't want to think about when He would end his career no another clubs in his mind except Milan.

Read more...

Get the opportunity to make money over here

Join HeartBux

Follower

Email Subscription

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP