Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

1.03.2010

MILAN MENDEKATI KELUARGA EDIN DZEKO

Milan - Keinginan kubu AC Milan untuk mendatangkan striker muda Vlf Wolfsburg, Edin Dzeko yang begitu kuat sampai-sampai harus mengutus perwakilannya menemui keluarga Dzeko di Bosnia, guna membicarakan kemungkinan perpindahan Dzeko ke Italia pada musim panas nanti.

Wakil presiden Milan, Adriano Galliani telah mengutus perwakilan klub guna menemui keluarga Edin Dzeko di Bosnia tulis harian olah raga Italia Corriere dello Sport, Sabtu. Disinyalir maksud kedatangan perwakilan Milan menemui keluarga striker Wolfsburg beerusia 23 tersebut guna membicarakan kemungkinan pindahnya Dzeko ke Italia pada musim panas mendatang.

Sejatinya kubu Rossoneri julukan AC Milan ingin striker yang telah mengemas 59 gol dalam 100 pertandingan bersama Wolfsburg pada semua ajang ini bergabung dengan Milan pada awal musim panas lalu, namun karena tingginya standar harga yang dipasang klub yang memilikinya tidak dapat disanggupi oleh Milan.

Dan keinginan Milan untuk mendapatkan striker timnas Bosnia tersebut pada transfer window saat ini kembali mentah, lantaran tidak tersedianya dana tunai yang mereka miliki dengan tawaran harga yang dipatok oleh Wolfsburg senilai 40 juta Euro atau sekitar 545 milyar Rupiah.

Dengan mendekati keluarga Edin Dzeko, sepertinya Milan berharap proses negosiasi berjalan lancar dan setidaknya Dzeko tidak berlabuh ke klub manapun kecuali ke Milan, karena berhembus kabar Manchester United juga berniat mendapatkan striker tersebut. Tidak mendapatkannya sekarang tapi setidaknya pada musim panas mendatang.

Read more...

11.04.2009

AC Milan-Real Madrid Imbang 1-1

Milan--AC Milan dan Real Madrid harus puas berbagi angka 1-1 pada pertandingan yang di helat Rabu (4/11) dinihari WIB di San Siro. Los Blancos memimpin lebih dulu lewat striker mereka Karim Benzema pada menit 29 babak pertama sedangkan skor penyama Milan ditentukan dari titik putih yang sukses dieksekusi oleh Ronaldinho pada menit 35'. Sedangka pada partai lain grup C tuan rumah Olympique Marseille sukses menhancurkan tamunya FC Zurich dengan hasil akhir 6-1.

Sejak peluit kick off dibunyikan oleh wasit menandai babak pertama dimulai, Real Madrid yang pada kesempatan pertama di stadion Santiago Bernabeu dipecundangi Milan mengambil inisiatif penyerangan. Melalui serangan cepat dengan satu-dua sentuhan dengan dimotori oleh Kaka, Madrid terus berupaya terus menggempur pertahanan Milan. Terhitung sampai dua puluh lima menit pertama tembakan shot on gol Madrid lebih banyak daripada Milan, Kaka dan Benzema bergantian membombardir gawang Milan sehingga memaksa Dida sesering mungkin jatuh bangun mengamankan gawangnya.

Sedangkan Milan lebih memilih bermain aman, dengan memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pemain Madrid yang asyik menyerang Ambrosini dan kawan-kawan mengandalkan serangan balik cepat dengan mengarahkan bola lambung ke jantung pertahanan Real Madrid.

Peluang terbaik Milan terjadi pada menit 24, membawa bola sendirian dari lapangan tengah hingga mendekati kotak 16 meter Clarence Seedorf jeli melihat arah pergerakan Pato yang berlari dari belakang menusuk ke sisi kiri area pertahanan Madrid, bola disodorkan ke Pato dengan melakukan sedikit kontrol Pato melepaskan tendangan ke gawang namun dapat di bendung oleh dada Ikker Casillas.

Madrid berhasil leading 1-0 pada menit 29, tendangan menyusur tanah dan keras Kaka dari luar kotak penalti lepas dari tangkapan Dida , Benzema yang berdiri tidak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke tiang jauh gawang Dida.

Berselang enam menit kemudian Milan berhasil menyamakan kedudukan, Defender Madrid Pepe menghadang laju bola dari kaki Zambrotta yang berhasil masuk di jantung pertahanan Madrid tertangkap oleh penglihatan wasit menahan bola dengan tangan kirinya, Ronaldinho yang bertugas sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan menempatan bola ke sudut atas kanan gawang Casillas. Semenit kemudian Milan hampir menggandakan keunggulannya, Pato yang sukses berduel dengan Arbeloa menerima free kick Andrea Pirlo berhasil menyarangkan bola ke gawang namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena Pato dianggap terlebih dulu melanggar Arbeloa. Skor bertahanan imbang 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas penyerangan tim asuhan Pellegrini ini tidak segencar pada babak pertama dan giliran Milan yang sedikit mengontrol jalannya pertandingan. Pergantian pertama Milan terjadi pada menit 79 dengan memasukkan Filippo Inzaghi menggantikan tempat Boriello yang tidak mampu berbuat banyak terhadap pertahanan Madrid. Sentuhan pertama Pippo hampir membuahkan gol, menerima umpan tarik Pato dari sisi kiri pertahanan Madrid bola yang gagal di antisipasi oleh Pepe gagal diteruskan Pippo ke gawang Casillas karena posisi Pippo sendiri yang kurang tepat dalam membaca arah bola dan hanya menghasilkan tendangan gawang bagi Madrid.

Madrid sendiri punya sebuah peluang emas namun bola sepakan Raul dari dalam kotak penalti Milan mampu di tepis oleh Dida yang sekali lagi menunjukkan kepiawaiannya dalam mengawal gawang dalam usia yang tidak lagi tergolong muda.

Hingga peluit akhir dibunyikan skor 1-1 tetap bertahan bagi kedua tim. Dengan hasil imbang tersebut baik Milan maupun Madrid mempunyai poin sama tujuh namun Milan tetap leading pada urutan teratas disusul Madrid dan Olympique Marseille di urutan ketiga grup C.


Susunan Pemain
MILAN: Dida; Oddo, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Ambrosini, Pirlo; Seedorf; Ronaldinho, Pato; Borriello.

REAL MADRID: Casillas; S. Ramos, Albiol, Pepe, Arbeloa; L. Diarra, Xabi Alonso; Kaka, Marcelo; Higuain, Benzema.





Read more...

Kaka Berharap mendapat Sambutan Hangat Dari Para Fans Milan

Milan--Bintang Real Madrid Ricardo Kaka berharap para Milanisti tetap baik kepada dirinya. Walaupun kini ia bukan lagi pujaan publik San Siro sebagaimana selama enam musim lalu saat masih sebagai Rossonero ia berharap tetap dianggap sebagai seorang sahabat.

Entah apa yang ada dalam batin Ricardo Kaka saat ia harus datang kembali ke San Siro. Stadion dimana sebagian besar pendukung Milan mengelu-elukan dirinya dalam setiap pertadingannya bersama Rossoneri. Namun kini ia datang bukan sebagai seorang yang dielu-elukan untuk membawa Milan memenangi pertandingan atas lawan-lawannya tapi datang sebagai bagian dari tim yang harus dikalahkan oleh Milan.

"Dengan apa yang telah terjadi beberapa tahun silam, saya berharap mendapatan sambutan hangat dari para fans Milan." Kata Kaka pada pers saat mendarat di airport Malpenza.

Masih segar dalam ingatan Kaka terpaksa harus pergi meninggalkan klub yang mengantarkan dirinya sebagai pemain terbaik Eropa dan Dunia 2007 pada awal musim panas lalu dan menyeberang ke Spanyol bersama Real Madrid demi ingin membantu klub terbebas dari krisis finansial dampak dari krisis global.

Bersama Milan Kaka memenangi banyak gelar diantaranya; 1 Liga Champion, 1 scudetto, 1 juara piala dunia antar klub FIFA, 2 piala Super Eropa, 1 piala super Italia, dan pada tahun 2007 Kaka dianugerahi Ballon d'Or sebagi pemain terbaik Eropa sekaligus dan mencatakan dirinya sebagai pemain terbaik dunia.




Read more...

Leonardo-Konsistensi Adalah Kunci Keberhasilan Milan

Milan--Menjelang bentrok melawan Real Madrid pada babak penyisihan Liga Champion Rabu (4/11) dini hari WIB, pelatih AC Milan Leonardo berharap skuadnya bisa mengambil keuntungan atas tamunya El Real di San Siro apalagi saat ini kondisi tim yang diasuhnya berada pada performa terbaik mereka. Sang pelatih juga yakin bahwa konsistensi adalah kunci dalam menikmati keberhasilan skuadnya pada kejuaraan tersebut.

Saat dimintai tanggapannya tentang Real Madrid, pelatih berusia 40 tahun ini menegaskan, "kami tidak harus membuktikan apa pun dan kepada siapa pun, sebab tugasku adalah membawa Milan maju." Kata Leonardo kepada pers Senin.

"Pertandingan datang pada saat yang tepat manakala kami sedang menikmati momen yang positif dengan demikian akan menciptakan suatu atmosfer yang spesial bagi kami.” Kata Leonardo kepada pers Senin.

"Apa yang bisa kita capai di Eropa? Yang paling penting adalah konsistensi karena hal ini menciptakan identitas yang lebih baik bagi tim, disamping hal-hal lain yang juga mesti dipertimbangkan."

Pelatih yang juga mantan gelandang Milan pada era 90an yang sempat diisukan akan didepak dari kursi kepelatihan apabila Milan terus menuai hasil buruk ini mengakui bahwa ia akan terus maju berkarya untuk Milan.




Read more...

11.03.2009

Luca Antonini: kami Tidak Takut Menghadapi Real Madrid

Milan--Meraih hasil positif dengan mengalahkan Real Madrid 3-2 di Santiago Barnabeu pada kejuaraan Liga Champion dua pekan sebelumnya, defender AC Milan Luca Antonini menyatakan kesiapan timnya menghadapi El Real tengah pekan (3/11) mendatang di San Siro.

"Ini akan menjadi pertandingan penting bagi kami." terang Antonini saat wawancara khusus dengan Milan Chanel. "Kami tidak takut bertanding melawan mereka."

Antonini yang saat pertandingan melawan Parma terpaksa harus ditarik keluar lapangan karena mengalami cedera otot dan digantikan oleh Zambrotta pada menit 52 ini tak lupa mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak merasa jumawa dan tetap berharap kaki para pemain Milan tetap berpijak ke bumi mengingat tren positif yang kini menaungi Milan dengan bertengger pada peringkat empat klasemen sementara liga Serie A ditambah pada saat pertandingan sebelumnya melawan El Real di Bernabeu I Rossoneri mampu menekuknya dengan skor akhir 3-2.

"Kami sadar kami punya kualitas, kami tahu bagaimana untuk menang menghadapi sebuah tim besar sebagaimana kami gambarkan di Bernabeu jadi untuk itu kaki kami harus tetap berpijak ke bumi." ungkap pemain berusia 27 tahun ini.

Sebagimana dijadwalkan pada hari Minggu Antonini akan menjalani scan untuk mengetahui seberapa serius cedera otot yang dialaminya.



Read more...

11.02.2009

AC Milan Gaet Starlet Ghana

Milan--Raksasa Italia AC Milan tengah berupaya untuk memperkuat skuad mereka pada bursa transfer bulan Januari mendatang dengan mendatangkan striker Fredrikstad, liga Norwegia yang juga bintang masa depan Ghana, Dominic Adiyiah.

Sebagaimana dilaporkan oleh mediasetsport, pemain berusia 20 tahun yang telah mengemas 17 gol dari 16 pertandingan bersama timnas Ghana U-20 ini akan bergabung dengan Rossoneri pada bulan Januari mendatang. Dimana kedua klub sepakat dengan banroll 1.3 juta uero. (goal.com)

Striker yang sukses mengantarkan negaranya menjuarai piala dunia U-20 dengan mengalahkan Brazil di partai final ini juga diminati oleh dua klub Eropa lainnya yaitu Rubin Kazan dan CSKA Moskow bahkan agen sang pemain juga mengakui salah satu klub Premiership dengan tanpa menyebutkan nama klub tersebut juga berkenan menggunakan jasanya.

Wakil presiden Milan, Adriano Galliani dalam situs resmi klub menyatakan, "Kesepakatan dengan klub Fredrikstad telah rampung, kini tinggal izin kerjanya saja agar bisa bermain di Italia."



Read more...

Dua Gol Boriello Menangkan Milan

Milan--Marco Boriello menjadi pahlawan kemenangan AC Milan 2-0 atas tamunya Parma di San Siro. Pada pertandingan yang yang dihelat Minggu (1/11) dinihari WIB, Boriello memborong dua gol masing-masing pada menit 12 dan 93, sehingga dengan kemenangan ini Milan berada pada zona Liga Champion dengan peringkat empat daftar klasemen sementara liga Italia Serie A.

Bermain di depan publik sendiri sepintas Milan menggunakan formasi 4-3-3 namun pada kenyataannnya lebih condong ke formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan Boriello sebagai bomber tunggal di lini depan didukung oleh Ronaldinho, Seedorf dan Pato dibelakangnya.

Pertandingan baru berjalan sepuluh menit gawang Milan yang dijaga oleh Dida sudah mendapatkan ancaman dari gelandang Parma Blerim Dzemaili, sepakan kerasnya dari luar kotak penalti mampu dihalaunya dan hanya mengenai mistar gawang.
Sejenak kemudian serangan balasan dilakukan oleh Milan, mendapatkan sodoran bola dari Pirlo, Ronaldinho menyisir sisi kanan pertahanan lawan memberikan assist sempurna kepada Boriello yang menusuk ke tengah kotak penalti, Boriello yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Mirante dengan mudah menyarangkan bola ke gawang.

Pada menit 22 kembali Dida menyelamatkan gawangnya dari kebobolan, bola tandukan Valerie Bojinov dari jarak dekat menyambut umpan dari Gallopa mampu ditepisnya.

Pato nyaris memperbesar keunggulan timnya kalau saja tandukkanya tidak terlampau lemah dalam menerima crossing Massimo Oddo dari sayap kanan sehingga bola melebar dan hanya menghasilkan tendangan gawang bagi pihak lawan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Parma yang didominasi pemain muda lebih mengintensifkan penyerangan mungkin dengan maksud memanfaatkan faktor energy dan kecepatan yang mereka miliki setidaknya lebih banyak dibandingkan kubu Milan yang didominasi para pemain yang tergolong senior. Dengan demikian setidaknya meninggalkan celah yang seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Milan.

Kesempatan terbaik Gialloblu datang dari Paloschi, pemain yang setengah kepemilikannya juga dimiliki Milan tersebut lepas dari jebakan offside pertahanan Milan ia yang tinggal berhadap-hadapan dengan Dida tak kuasa menyelesaikannya menjadi gol.

Thiago Silva yang bermain cukup taktis pada pertandingan tersebut hampir saja membukukan gol pertamanya pada musim ini, diawali overlapping ke pertahanan lawan kerja sama satu-dua dengan Marco Boriello bola heading nya hanya menghantam mistar gawang Mirante.

Marco Boriello memantapkan kemenangan Milan menjadi 2-0 pada menit 93 babak tambahan waktu, meneruskan umpan Ronaldinho dalam kotak penalti dengan tendangan spektakuler ia kembali mengoyak gawang Mirante.


Susunan pemain
Milan: Dida; Oddo, Thiago Silva, Kaladze, Antonini (Zambrotta 52); Gattuso (Ambrosini 74), Pirlo, Seedorf (Flamini 81); Ronaldinho, Pato, Borriello

Parma: Mirante; Dellafiore, Panucci, Lucarelli; Zaccardo, Lunardini; Morrone, Dzemaili (Amoruso 61), Galloppa (Budel 75); Bojinov (Lanzafame 70), Paloschi.



Read more...

10.31.2009

Leonardo Bingung Menjelaskan Apa Yang Terjadi

Hasrat hati ingin melanjutkan tren kemenangan yang telah diraih sebelumnya. Namun apa daya Milan harus rela melepas tiga poin yang sudah didepan mata dengan berbagi skor imbang 2-2 akibat drama masa injury time di San Paolo markas dari Napoli.

Milan memang tidak kalah setidaknya satu poin bisa dibawa pulang namun yang tidak bisa diterima adalah tidakbisanya menjaga keunggulan yang sudah didapatkannya sampai akhir waktu normal namun harus buyar lantaran dua gol balasan dari Luca Cigarini dan Denis pada menit 91 dan 93 pada masa extra time.

Sampai-sampai sang pelatih Leonardo sampai bingung menjelaskan akan hal dialami anak asuhnya.

"Tidak mudah untuk memberikan penjelasan untuk pertandingan seperti ini," katanya kepada Sportal.it sebagaimana dilansir goal.com.

"Tentu saja kita mulai bagaimana kita mau, dengan menyerang Napoli, mungkin kami mencetak dua gol terlalu awal, setelah itu sulit untuk mengontrol hasil selama 85 menit." Tambahya.

Pelatih asal Brazil tersebut juga mengakui bahwa dengan dikartumerahkannya Abate pada menit 85 turut mempengaruhi kinerja tim namun apa daya nasi sudah menjadi bubur jadi tidak perlu untuk dipermasalahkan lagi.

Ditanya tentang ketidaksukaan Ronaldinho atas penggantian dirinya, mantan gelandang Milan dan timnas Brazil tersebut menyatakan.

"Ronaldinho tidak begitu." Bantahnya. "Ia selalu bersikap positif dan saya mempunyai hubungan yang baik dengannya."

Namun secara keseluruhan dengan hasil satu poin yang Milan dapatkan Leonardo tetap merasa puas. Dan berharap hal demikian tidak berpengaruh buruk pada mental bertanding skuadnya dalam menghadapi pertandingan berikutnya.




Read more...

Pulang Dari Naples Ke Milano Hanya Dengan Satu Poin

Naples- kemenangan beruntun raksasa Italia AC Milan harus terhenti di stadion San Paolo. Kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna lantaran dua gol penyama kedudukan pada masa injury time oleh Cigarini dan Denis masing-masing pada menit 91 dan 93. Sehingga Milan harus rela berbagi angka 2-2 atas lawannya Napoli.

Hasil imbang melawan Napoli merupakan anti klimaks dari tiga hasil pertandingan sebelumnya. Dimana Milan berhasil membalikkan keadaan dan berbalik unggul tatkala harus tertinggal lebih dulu oleh gol lawan. Namun hal sebaliknya terjadi di San Paolo markas dari Napoli, Milan yang sudah unggul 2-0 hingga akhir babak 2 waktu normal justru kecolongan dua gol pada masa injury time.

Bertanding dengan modal kepercayaan diri tinggi, saat pertandingan baru berjalan dua menit Milan langsung membuat gol melalui striker veteran mereka Filippo Inzaghi yang lepas dari jebakan offside pertahanan lawan menyambut lob dari Clarence Seedorf lantas dengan tendangan voli kaki kirinya menyarangkan bola ke gawang Napoli yang dijaga oleh De Sanctis.Tidak berselang beberapa lama tepatnya pada menit 5, Milan kembali menggandakan kedudukan melalui talenta emas mereka asal Brazil Alexandre Pato.

Merasa tak punya cukup ruang untuk memporakporandakan pertahanan Milan, pada babak kedua pihak tuan rumah mengambil inisiatif penyerangan. Adalah Dida kiper veteran asal Brazil yang sempat divonis karirnya akan tamat ternyata masih mampu menunjukkan kedigdayaanya, memblok tendangan jarak jauh Ezequiel Lavezzi bola yang bergulir depan gawangnya disambar oleh Maggio dengan posisi yang tidak sepenuhnya siap ternyata ia mampu menyelamatkan gawangnya dari serangan Maggio tersebut.

Tidak hanya itu saja penjaga gawang berusia 36 tahun tersebut juga membuat penyelamatan gemilang lainnya, mematahkan tusukan dari kotak penalti yang dilakukakan oleh Walter Gargano dalam posisi yag masih terduduk dengan gerakan refleks yang luar biasa cepatnya tangannya masih mampu membuang bola tip Lavezzi, mendapatkan bola rebound Dida, striker Napoli lainnya Marek Hamsik dari sudut sempit kembali menhajar gawang Dida namun sekali lagi Dida mampu memblko bola tersebut dengan dadanya.

Napoli terus memegang kendali serangan dan sebaliknya Ambrosini dan kawan-kawan cenderung bertahan. Namun Milan nyaris memperbesar keunggulan, lepas dari kawalan bek lawan Pippo mampu mengecoh De Sanctis dari sudut sempit ia menyontek bola namun sayang bola hanya terbang di atas mistar gawang.

Empat menit menjelang bubaran Milan harus bermain dengan sepuluh orang pemain menyusul dikartumerahkannya Ignazio Abate oleh Rizzoli Di Bologna, wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut akibat menerima kartu kuning kedua.

Dengan memanfaatkan sisa waktu yang ada ditambah Unggul dengan jumlah pemain, tim asuhan Walter Mazzarri ini memaksimalkan penyerangan. Selama waktu normal habis Publik San Paolo sepertinya pasrah kalau tim kesayangan mereka harus takluk dari Milan. Namun pada menit 91 stadion berkapasitas 60000 orang tersebut bergemuruh akibat gol Luca Cigarini dan terlebih lagi dua menit berikutnya Lavezzi dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 oleh gol Denis.

Dengan tambahan satu poin ini Milan naik satu strip ke urutan lima daftar klasemen sementara, dimana pada pertandingan selanjutnya akan menghadapi Parma di San Siro.


Susunan Pemain

Napoli: De Sanctis; Grava, Rinaudo, Campagnaro; Maggio, Pazienza (Cigarini 63), Gargano, Aronica; Lavezzi, Hamsik; Quagliarella (Denis 71).

Milan: Dida; Abate, Nesta (Kaladze 9), Thiago Silva, Zambrotta; Ambrosini, Pirlo, Seedorf; Pato, Inzaghi (Borriello 73), Ronaldinho (Flamini 61).



Read more...

10.29.2009

Thiago Silva: Serang Total kalau Mau kalahkan Napoli

Milan-Kemenangan beruntun yang dialami raksasa Italia AC Milan dalam tempo sepekan atas lawan-lawan yang tergolong tangguh baik di liga domestik ataupun di kancah Eropa membuahkan sebersit keyakinan pada para punggawanya untuk menatap pertandingan-pertandingan mereka berikutnya dan salah satunya terhadap Defender asal Brazil mereka Thiago Silva. Silva meyakini bahwa timnya telah menemukan rahasia sukses.

"Tim telah menunjukkan karakter yang hebat." kata Silva. "Kami mulai bangkit. Dan ini adalah saat yang sangat penting bagi kami yakni saat di mana kita semua sangat terfokus." jelas Thiago Silva pada Milan Chanel.

Lawan yang harus dihadapi I Rossoneri berikutnya adalah Napoli yang akan bentrok pada hari kamis (29/10) dinihari WIB di stadion San Paolo.

Mantan pemain Fluminense tersebut mengingatkan rekan-rekannya, hasil kemenangan yang didapat sebelumnya tidak lantas membuat para pemain Milan Jumawa sebab lawan yang akan mereka hadapi adalah Napoli yang notabene masuk dalam daftar salah satu tim terkuat Italia.

"Napoli adalah tim besar dengan kualitas pemain yang mampu membuat perbedaan."

"kita ke San Paolo bertanding dengan kepribadian dan selalu hormati lawan. Namun bukan berarti mengabaikan petahanan tetapi melakukan serangan sebagaimana yang telah mereka peragakan saat melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu."

Silva juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap rekannya Alessandro Nesta, yang mecetak dua gol ke gawang Chievo sehingga mengantarkan Milan memenangi pertandingan tersebut dengan skor akhir 2-1 dan berharap bisa mengawal pertahanan Milan bersama Nesta untuk waktu yang lama.

"Dia adalah pemain yang luar biasa, saya tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan dirinya. Saya sangat menikmati permainan bersama dia - ini memberi saya banyak kepercayaan diri. Saya berharap bisa bermain bersamanya mengawal pertahanan Milan untuk waktu yang lama. " Pungkasnya.

Read more...

Nesta Melanjutkan Kemenangan Milan

Verona (Italia)--Alessandro Nesta selamatkan AC Milan dari kekalahan dengan mencetak dua gol di sepuluh menit terakhir menjelang bubaran sehingga Milan menang 2-1 atas tuan rumah Chievo pada hari senin (26/10) dini hari WIB di Verona.

Tiga kemenangan dalam satu pekan sepertinya adalah hal yang sangat spesial bagi Milan bagaimana tidak, pada dua pertandingan sebelumnya Milan mampu mengalahkan dua Tim yang tergolong tangguh. Menang 2-1 atas AS Roma pada matchday 8 di San Siro dan mempermalukan Real Madrid dikandangnya, stadion Santiago Bernabeu dengan skor 3-2 pada pertandingan ketiga babak penyisihan grup C Liga Champion. Dan uniknya dari ketiga pertandingan tersebut Milan harus tertinggal lebih dulu oleh gol lawan namun mampu membalikkan keadaan dan menang di akhir pertandingan.

Melawan tuan rumah Chievo, Milan harus tertinggal lebih dulu oleh gol Giampiero Pinzi pada menit 7 babak pertama dan terus memimpin hingga menit 80, namun pada menit 80 Nesta mampu menyamakan skor menjadi imbang 1-1, dan keadaan berbalik menjadi kemenangan Milan ketika Nesta mencetak golnya yang kedua pada masa injury time.

"Kami memulai pertandingan dengan baik. Namun sayang kami tidak bisa mempertahakan keunggulan 1-0 kami." Ungkap pelatih Chievo, Di Carlo kepada Rai sebagaimana dikutip goal.com selepas laga.

"AC Milan adalah tim yang berkualitas, dan sangat mengecewakan saat kedudukan 1-1 padahal kami punya peluang untuk menambah keunggulan, mempertahankan dan memenangkannya." tambah Di Carlo.

Melawan Chievo di stadion Marc'Antonio Bentegodi, pelatih Milan Leonardo memainkan tiga striker sekaligus, Alexandre Pato, Huntelaar dan Ronaldinho namun tidak mampu menggoyahkan pertahanan the Flying Donkeys julukan Chievo yang bermain lugas tanpa kompromi ditambah kecemerlangan Stefano Sorrentino dalam mengawal gawangnya.

Justru defender veteran Alessandro Nesta tampil sebagai penawar tumpulnya barisan depan I Rossoneri, pada menit 80 memanfaatkan bola rebound heading Boriello yang mengenai mistar gawang, Nesta yang memenangi duel udara dengan bek lawan lantas menceploskan bola ke gawang Sorrentino dan merubah skor menjadi 1-1.

Kepastian kemenangan Milan harus menunggu sampai masa injury time. Di menit 2 pada tambahan waktu ini Nesta membukuan gol keduanya, ia yang berdiri bebas tanpa pengawalan menyambut crossing Andrea Pirlo yang mengarah ke tiang jauh dan dengan tandukannya ia berhasil menyarangkan bola sehingga merubah skor menjadi 2-1 untuk kemenangan Milan.

Dengan tambahan tiga point hasil pertandingan ini menempatkan Milan pada urutan enam daftar klasemen sementara dengan poin 15, jumlah poin yang sama dengan peringkat empat Palermo dan peringkat lima Fiorentina namun kalah selisih gol.

Justify Full

Read more...

10.24.2009

Oguchi Butuh Waktu Enam Bulan Untuk Pulih

Bek tangguh AC Milan dan timnas Amerika Serikat Oguchi Onyewu dipastikan absen selama enam bulan. Dan kecil kemungkinan untuk bisa tampil membela negaranya di final piala dunia 2010 Afrika Selatan.

Induk sepak bola AS pada hari kamis telah mengumumkan bahwa Oguchi diperkirakan akan membutuhkan waktu selama enam bulan untuk pulih setelah sukses menjalani operasi lututnya pada hari Rabu di Los Angeles. Awalnya proses penyembuhan sang Defender diperkirakan membutuhkan waktu tiga sampai empat bulan.

Apabila rehabilitasi Gooch berjalan sesuai dengan rencana maka ia akan kembali pada pertengahan April. Sedangkan Kick off piala dunia pada tanggal 11 Juni jadi masih ada waktu dua bulan untuk bisa pulih pada kondisi terbaiknya.

Dokter sepak bola AS Dr Bert Mandlebaum, yang melakukan operasi selama satu jam, menggambarkan operasi sebagai "keberhasilan yang lengkap."

Pemain yang didatangkan Milan pada awal musim dari klub Belgia Standard Liege ini mengalami cedera pada menit 83 saat membela negaranya pada kualifikasi Piala Dunia melawan Kosta Rika 14 Oktober lalu di Washington DC yang berkesudahan 2-2.

Dikabarkan pula, wakil presiden AC Milan Adriano Galliani sempat berang mendapati kabar Onyewu cedera dan bahkan meminta kompensasi dari federasi sepak bola AS.

"Saya sangat marah karena sekali lagi tim nasional mengambil pemain kita dan kita harus membayar konsekuensi dari cedera." kata Galliani sebagaimana dilansir AP.

"Ini adalah masalah yang perlu diselesaikan. Kami di Milan mengharapkan kompensasi dari federasi Amerika. Kita tidak bisa membayar seorang pemain yang tidak bisa bermain selama enam bulan," pungkasnya.



Read more...

Gol Telat Pato Menangkan Milan

Madrid- Gol telat Alexandre Pato pada menit 88 memberikan kemenangan 3-2 pada AC Milan atas tuan rumah Real Madrid pada pertandingan ketiga babak penyisihan grup C Liga Champion hari kamis dini hari (21/10) WIB di stadion Santiago Bernabeu.

Pada pertandingan ini Pato mencetak dua gol (66',88') sedangkan gol lainnya dipersembahkan oleh Andrea Pirlo pada menit 62. Sedangkan dua gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Raul Gonzales pada menit 19 dan Drenthe pada menit 77.

Tren positif sedang dilakoni Milan, dengan modal kepercayaandiri tinggi setelah memenangi pertandingan lawan AS Roma di liga Serie A tiga hari sebelumnya dengan skor 2-1, hasil positif pun kembali mereka raih dengan mengalahkan El Real di depan publiknya sendiri dengan skor yang cukup telak. Dan ini pun menjadi catatan sejarah tersendiri karena Raksasa Italia ini merupakan klub Italia pertama yang mampu mengalahkan Madrid di Stadion Santiago Bernabeu.(AP)

Pertandingan dimulai dengan tempo yang sangat tinggi dimana kedua tim tampak agresif dan bertekad untuk saling menyerang. Bermain tanpa diperkuat Cristiano Ronaldo yang mengalami cedera engkel Madrid yang dimotori oleh Kaka bermain dengan mengandalkan kecepatan sentuhan begitu pula dengan Milan yang mengandalkan counter attack melalui sayap.

Madrid yang begitu mendominasi jalannya pertandingan mampu membuka keunggulannya melalui striker gaek dan sekaligus kapten tim Raul Gonzales pada menit 19, dengan memanfaatkan kesalahan Dida yang gagal mengantisipasi bola tendangan Esteban Granero bola menyentuh lututnya hingga Raul yang berdiri bebas, dengan mudah menjebol gawangnya.

Milan mampu menyamakan skor pada menit 62 lewat kaki Andrea Pirlo. Jeli melihat posisi Casillas yang kurang sempurna dalam mengawal gawangnya sepakan keras Pirlo dari jarak 30 meter gagal dihentikan penjaga gawang nomor wahid timnas Spanyol tersebut.

Empat menit kemudian tepatnya pada menit 66, Casillas yang pada pertandingan tersebut memainkan pertandingannya yang keseratus di Eropa kembali memungut bola dari gawangnya. Adalah Pato yang membuat Milan berbalik unggul, memanfatkan umpan jauh dari Ambrosini ia yang berdiri bebas tak terkawal dengan mudah memperdaya Casillas . Dan ini merupakan gol pertamanya di kancah Eropa bersama I Rossoneri.

Namun keunggulan Milan hanya beberapa saat saja sebab pemain pengganti, Drenthe mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit 77.

Dewi Fortuna nampaknya kurang berpihak pada tim tuan rumah dan lebih condong pada tim tamu AC Milan. Dari beberapa kesempatan usaha Madrid untuk mengungguli Milan tidak jua berhasil dan justru Milan lah yang berhasil mengambil keuntungan. Dua menit menjelang bubaran tendangan voli Pato meneruskan umpan panjang dari Seedorf menghunjam tajam menjebol gawang Ikker Casillas dan sekaligus gol penentu kemenangan Milan.

Dengan tambahan tiga poin dari pertandingan ini Milan berhasil memuncaki grup C menggeser Madrid dengan poin 6, walaupun jumlah poin sama namun Ambrosini dan kawan-kawan unggul head to head.


Susunan Pemain

REAL MADRID: Casillas; Sergio Ramos, Albiol, Pepe, Marcelo; L. Diarra, Xabi Alonso; Granero Kaka, Raul, Benzema.

MILAN: Dida; Oddo, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Ambrosini, Pirlo, Seedorf; Ronaldinho, Pato, Inzaghi.



Read more...

10.18.2009

Pavlyuchenko Inginkan Milan

Oleg Artemov agen striker Tottenham Hotspurs Roman Pavlyuchenko menyatakan ketertarikan kliennya untuk bergabung dengan raksasa Italia AC Milan pada bursa transfer bulan Januari mendatang.

Laporan di media Italia baru-baru ini menyatakan bahwa kesepakatan sedang disiapkan mengenai perpindahan Pavlyuchenko ke Milan dan Jan Klas Huntelaar ke Spurs.

Ketertarikan Milan terhadap bomber timnas Rusia tersebut memang benar adanya namun mengenai kemungkinan akan hengkangnya Huntelaar striker yang didatangkan dari Real Madrid pada awal musim panas lalu dengan bandrol 15 juta euro ini dari San Siro Milan membantahnya.

"Kami sedang menuju ke London, di mana kita akan bertemu dengan direktur Tottenham untuk mendapatkan jawaban," kata Artemov pada Calciomercato.com.

"Saya telah berbicara dengan beberapa teman di Italia, dan saya akan segera mengetahuinya apakah barter dengan Huntelaar itu benar adanya atau kah hanya sekedar rumor."

Merasa frustrasi tidak juga mendapat tempat utama di klub mantan pemain Spartak Moskow berusia 27 tahun ini berkeinginan untuk mencari klub yang bisa menjamin dirinya bermain secara reguler dan sejauh ini ada dua klub yang intens ingin mendapatkan dirinya yakni Zenit St Petersburg dan mantan klubnya Spartak Moskow.

Mengetahui Milan juga mengingini dirinya Pavlyuchenko nampaknya lebih memilih klub dari kota Milano tersebut daripada dua klub lokal negaranya. Yang sejauh ini baru membukukan satu gol dari tiga penampilannya bersama Spurs.

"Tentu saja, Milan akan menjadi proposisi menarik bagi setiap orang: pemain, agen dan klub yang menjual." Pungkas Ortemov.




Read more...

10.16.2009

Milan Mencari Pengganti Kaka

Kepergian playmaker Brazil Ricardo Kaka ke Real Madrid pada musim panas lalu bisa dikatakan berpengaruh besar pada ritme permainan AC Milan saat ini. Produktifitas gol yang sangat minim dari tujuh partai di Serie A liga Italia yang telah dilakoni I Rossoneri baru mengemas empat gol dan kini menghuni papan tengah di urutan keduabelas daftar klasemen sementara Serie A.

Seiring pindahnya Kaka ke Madrid kubu Milan menaruh ekspektasi tinggi terhadap diri Ronaldinho untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Kaka namun harapan tidak selaras dengan kenyataan di lapangan, Ronaldinho belum juga menunjukkan penampilan terbaiknya.

Dan kini Milan dikabarkan sedang mencari pemain yang dapat menggantikan peran Kaka dan setidaknya ada dua nama yang ada dalam daftar buruan dari klub pengoleksi tujuh gelar Liga Champion ini.

Nama pertama yakni Juan Angel Albin. Pemain internasional Uruguay berusia 22 tahun yang kini bermain untuk salah satu klub peserta La Liga Getafe menjadi salah satu bidikan mereka. Albin yang dikenal sebagai pemain pekerja keras dan mempunyai teknik yang hebat dengan bola di kakinya yang kini telah memasuki musim ketiganya bersama Getafe dan menjadi incaran banyak klub top di Eropa ini sebenarnya sudah sejak awal musim panas lalu diincar oleh Milan. Namun karena enggannya klub melepasnya pergi Milan gagal mendapatkannya.
Bahkan menurut harian AS, Milan sempat menawarkan dua talenta muda mereka Tabare Viudez dan Mathias Cardacio sebagai bagian dari tawaran namun Getafe tetap tidak ingin melepas pemain andalannya tersebut.

Satu nama lagi yang kini santer terdengar yakni Ederson playmaker asal Brazil yang saat ini bermain untuk Olympique Lyon.
Pemain yang didatangkan Les Gones sebutan lain Lyon dari Nice awal musim 2008/2009 seharga 14 juta euro ini menjadi andalan lini tengah dari tim besutan Claude Puel dan mendapat tempat tersendiri di hati publik Stade Gerland. Dari total 34 kali penampilannya bersama Lyon pemain kelahiran 13 Januari 1986 itu telah membukukan lima gol.

"Saya bercita-cita untuk menjadi seperti Kaka dan gaya permainan saya sangat mirip dengannya. Saya memiliki pergerakan yang sama, saya juga memainkan peran yang sama sebagai trequartista," katanya pada Football Italia.

Namun demikian upaya Milan untuk mendatangkan pemain yang dikontrak Olympique Lyon hingga akhir musim 2011/2012 dipastikan tidak akan mudah dikarenakan rival sekota mereka Inter Milan juga menaruh minat yang sama pada pemain tersebut.


Read more...

6.23.2009

Aly Cissokho's Transfer Is Canceled

Milan - The negotiation between Aly Cissokho and Milan is now over. There's no agreement between Milan and Porto. The left-back's move has now collapsed following the failed medical and he will not be joining the Rossoneri from Porto. There was a €15 million deal in the works, but the player will now remain a member of the Portuguese club after not signing the proposed contract.

The 21-year-old was Milan first signing since coach Carlo Ancelotti and playmaker Kaka left for Chelsea and Real Madrid respectively after Galliani said he had struck a deal with the Portuguese side.

"Our doctors found some problems with his teeth which cause muscular trouble, which he has and which could deteriorate," Galliani told Sky television.

"So I made a proposal to Porto to make it a loan with a option to buy and no longer a permanent deal. We'll have him with us and treat him next season and if the player is all right we'll buy him in a year's time.

"Porto accepted the idea of a loan but not the cost and we are negotiating. If Porto don't accept our figure, we'll pull out. At the moment it's more No than Yes."




Read more...

6.18.2009

Aly Cissokho Is Milan's First Signing

Milan-AC Milan have confirmed the signing of FC Porto French left back Aly Cissokho on a five year contract. And it’s believed he was signed for £15m.

The official club website said a deal was reached with the Portuguese champions late Saturday in what club president Adriano Galliani called "an intense negotiation" to sign a player who had raised the interest of many European clubs.

"We consider Cissokho to be a wonderful player and the proof of that is in the interest shown in him by some of the most important European clubs," AC Milan vice-president Adriano Galliani told the official club website Monday.

Cissokho, a 21-year-old left back with Senegalese origins, began his career in the French lower division before moving to Portuguese sides Vitoria Setubal and, in January, Porto

"I am very honoured to be here in Milan. This is a great chance for me because Milan are a great team," Cissokho said.

"I will give the best of me to satisfy everyone. I knew Milan were following me and this motivated me in matches in the championship and Champions League."

"It's difficult to say no to the Rossoneri. Milan had faith in me and I hope to repay them. There are many great champions here, obviously the departure of Kaka is heavy, but Milan remain among the great names in football."

He is Milan's first signing after the recent sale of Brazilian star Kaka to Real Madrid, the retirement of captain Paolo Maldini and the replacement of coach Carlo Ancelotti with Brazilian Leonardo.






Read more...

6.04.2009

A Two-Year Contract for Leonardo

Brazilian Leonardo Nascimento de Araujo has signed a two-year contract with AC Milan as he begins a coaching career after stints as player and technical manager with the Rossoneri, the club's web site reported.

Ancelotti resigned Sunday after closing his eighth season with Milan and Monday signed a three-year contract with English giants Chelsea.

"A lot of affection ties me to Milan, otherwise I would not have accepted," Leonardo said. "It's an important adventure. It's a special and important day."

"I may have dreamt to be a player, not of being a coach. But some circumstances have made me take this decision, which makes me happy. I've been here for 12 years. I think that taking over from Carlo is a moving thing for the relationship we had."

"Now it's time to build. The bases are humility and the will to do."

Leonardo, who played for Brazil's World Cup-winning team in 1994 and joined Milan from Paris St Germain in 1997 and remained at the San Siro for four seasons before going back to his native Brazil.

He returned to Milan in 2003 before hanging up his boots after making 60 appearances for his country.

Leonardo is Milan's first Brazilian manager. He was named as part of Milan's technical staff early last year.





Read more...

6.02.2009

The Emotional Game

It's a really emotional game I think, Milan secured a top-three spot on Sunday with a 2-0 win over Fiorentina at Artemio Franchi and gain direct access to the next Champions League and also It's the last game for the captain Paolo Maldini with the Rossoneri.

The home side needed a two-goal win in order to jump Milan for third place. After played with glasses score in the first half. Milan took the lead in the 55th minute by Kaka's goal, Kaka accompanied the move of Zambrotta, who crossed it in for Inzaghi, the defence blocked it, Kaka scored with a low right footed shot. And the second goal came from Pato in the 76th minute, started by a counterattack conducted by Pato and Kaka- deep ball for Kaka, lob by Pato to beat Fiorentina's goal keeper Sebastian Frey.

Alessandro Nesta made his first appearence in the league, who almost a full season in his back Surgery entry to the pitch for Favalli. As also Rino Gattuso, in the 81st minute there was also space for Gattuso, who made his return on the pitch after his knee surgery in December: he took Beckham's place.

It's the last match of Paolo Maldini, who after 25 years says goodbye to the Milan shirt and football. After the jeers of a small part of the San Siro stadium, last Sunday against Roma, this time in Florence there was a standing ovation for the Captain, who also received a special emblem from the Viola club from Frey. In another part of the stadium, meanwhile, there was a banner that said "Maldini, honor to your career".



FIORENTINA: Frey; Comotto, Gamberini, Zauri, Pasqual; Donadel, Montolivo; Semioli, Jovetic, Vargas; Gilardino.
MILAN: Dida; Zambrotta, Maldini, Favalli, Jankulovski; Beckham, Pirlo Flamini, Seedorf; Kaka, Inzaghi.




Read more...

5.27.2009

The New Rossoneri 2009-2010 Shirt


The picture of shirts-http://www.oleole.com/blogs/the-rossoneri-blog/posts/new-ac-milan-0910-home-and-third-kit


Read more...

Get the opportunity to make money over here

Join HeartBux

Follower

Email Subscription

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP